Rabu, 09 September 2015

Tips dan Trik mulai Bisnis di Social Media Commerce yang Aman


Hai guys, Sahabat se-Nusantara dari sabang sampai merauke berbaris pulau-pulau indah nan eksotis dengan potensi yang terpendam baik SDA dan SDM-nya...
Saat ini ekonomi negara kita lagi lesu dan terpuruk yah.... disebabkan intervensi dollar yang telah mencapai Rp. 14.400/ 1 US $ sehingga semuanya jadi serba mahal... mau ini dan itu semua-mmmmuanya mahal... sementara pendapatan kita masih itu-itu saja tidak nambah-nambah... baik PNS maupun Pegawai Swasta gaji tetap jalan di tempat, malah dampak yang paling buruk dialami oleh para Buruh yang telah banyak di eksekusi dan ada sebagian banyak menanti PHK.. iii...Ngeri jg yah!!!

Negara saat ini tengah berjuang untuk mengeluarkan negara kita dari bahaya krisis yang menghantui, oleh sebabnya kita harus membantu pemerintah dengan semangat BISNIS...BISNIS...BISNIS (bukan KERJA..KERJA...KERJA...seperti jargon Pemerintah saat ini, karena menurut aku kita sudah pasti kerja tiap hari namun kerja bukan berarti bisnis dan kerja tidak selamanya menguntungkan malah kebanyakan meruginya) untuk memenuhi 2% dari total jumlah penduduk yang bergerak di bidang usaha bisnis atau malah bisa lebih agar negara kita  bisa mandiri dan terlepas dari gonjang ganjing krisis ekonomi...

Tidak sedikitnya para Business Starter harus mengurung niatnya untuk memulai usaha karena terkendala modal besar antara lain harus membuka toko dsbnya, namun jangan berkecil hati Guys... dengan pertumbuhan pengguna internet yang meningkat tajam tiap tahunnya maka kita bisa menangkapnya menjadi peluang emas, tercatat di indonesia saja sebanyak 88,1juta masyakat pengguna internet dan 85% nya memakai smartphone dan selebihnya via PC/laptop dan tablet (APJII, 2014).... Nah, dengan internet kamu bisa memasarkan produk mu misal di situs-situs jual beli online yang ternama dan disebut e-commerce. Namun timbullah sebuah masalah baru ketika pemasaran produk seperti ini terkadang mendapat banyak saingan dan sedikit kurang fair, analoginya seperti ini “situs jual beli yang besar itu di desain seperti ketika anda menjual barang di pasar modern/swalayan maupun pasar rakyat, dengan jumlah pedagang yang banyak dengan harga yang bervariatif untuk barang yang sama, sementara harga sudah pasti menunjukkan kualitas yang berbeda. Contoh: misalnya produk kita barang Eropa dengan kualitas original 100% sementara pedagang yang lain jual barang yang sama namun tiruannya dan dengan kualitas 80% sehingga harganya terjun bebas kebawah,  ini terkadang tidak disadari konsumen dan ada juga tipe konsumen yang tergiur dengan harga yang sangat murah tanpa memikirkan kualitas, makanya barang kita sulit bersaing padahal harga yang sudah ditawarkan sudah sangat murah sehingga membuat stok barang yang kita miliki gak berkurang-kurang karena kalah bersaing harga dipasaran, sehingga bukan bisnis untung lagi tapi bisnis terluntang-lantung yang tergantung dan bikin buntung...hehehe.....

Karena masalah itu para starting bisnis maupun yang udah advance sekalipun di bisnis e-commerce banyak yang mencoba peruntungan melirik dan beralih memasarkan barangnya sendiri dengan memanfaatkan Social media pribadi atau disebut social media commerce mereka seperti twitter,FB,Instagram, WA dll, karena punya pasar sendiri secara otomatis tidak ada persaingan ketat... Nah, namun ada masalah lagi nih guys...(waduh, masalah mulu kapan gak jumpa masalah yah???hehehe.... tenang, baca aja sampai selesai pasti pikirannya terbuka untuk problem solving nya...hihihihi)... Banyak pedagang malah kena PHP karena banyaknya pertanyaan yang muncul dari calon konsumen dan ujung-ujungnya tidak jadi juga membeli... kesel juga kan..hahahaha :-D .... makanya banyak pedagang yang dagangannya lesu sehingga semangatdagangnya lunglai karena kena PHP trus menerus dan bisnisnya jadi mampus... padahal jika kita mengetahui bahwa secara psikologis rasa ketertarikan konsumen hanya berlangsung  ±10 Detik pertama saat ia mulai menyukai suatu barang yang dipasarkan.... nah kenapa kita tidak langsung menangkap momen tersebut yang aku sebutkan dengan istilah the special moment 10th Second...

Nah, oleh karena itu guys, aku punya tips dan triknya nih agar kalian bisa membangun bisnis Social media commerce itu dengan memanfaatkan ”the special moment 10th Secondsehingga kita bisa katakan Get it Profit and Goodbye PHP.....


Langsung cek it out aja ke tips dan triknya yuk...

Strategy No. 1

Tips 1 : Pastikan anda memiliki akun Sosmed seperti FB  twitter,FB,Instagram dll....(gimana mau menjual jika gak ada pasar...hehehee...)
                Ini penting karena ibarat kios/toko kamu di dunia nyata, akun sosmed mu ini adalah pasar kamu di dunia maya dan teman dan publik pemilik akun sosmed kamu adalah calon konsumen kamu.

Trik 1 : sertakan gambar tanpa embel-embel lalu sertakan link dan deskripsi singkat tentang produk kamu yang setidaknya mampu menjawab spesifikasi produk kamu...

Strategy No. 2

Tips 2 : Pastikan anda memiliki gadget PC/laptop ataupun smartphone....
                Inilah alat/tools canggih berupa mesin yang mampu menhubungkan kita dengan dunia lain (dunia lain..hiiih horor juga yah...hehehe) maksudnya dunia Maya dan dapat terhubung dengan pasar mu tadi yaitu sosmed kalian...hehehehe

Trik 2 : karena  dari seluruh pengguna internet 85% nya pengguna smartphone sehingga mobilitasnya tinggi, makanya pastikan anda  memilih provider jaringan kecepatan tanpa batas yang super stroong dan super anti lelet seperti “Smartfren” dan milih smartphone spesifikasi tinggi dan berkualitas yaitu “new Smartphone Andromax C2” harga low end kemampuan High end, cocok buat kamu yang mau memiliki Smartphone dengan modal kecil dengan spesifikasi melampaui espektasi mu sehingga dapat menjadi “Friend“ dalam menjalankan Bisnis mu dengan SMART.

Strategy No. 3

Tips 3 : Pastikan kamu dapat menangkap moment seperti cara berbisnis yang dilakukan di Jualio, dimana konsumen memesan sebuah produk yang dipasarkan semudah mengklik tombol (Push On), sehingga ketika konsumen mengklik Link yang anda sertakan pada tweets produk tersebut maka ia akan bertemu dengan proses pembayaran langsung (Fast Grab Buyer) sehingga ”the special moment 10th Secondtidak terlewatkan sehingga no PHP lagi...hihihihihi..

Selengkapnya klik disini jika ingin mengetahui :
 Cara membuat pemesanan produk semudah menekan tombol (push on) di social media


Trik 3 : Gunakan emosi calon pembeli dengan menggunakan fitur atau link yang membuat mereka cepat memutuskan untuk membeli produk kita (Fast Grab Buyer), trik ini membuat anda cepat mengumpulkan uang dengan menghindari costumer banyak berfikir.



WARNING, agar terhindar dari kerugian bisnis online ada baiknya menyimak tips Aman berikut;
1.    Ada baiknya jika pembeli itu adalah orang yang memiliki akun yang asli sehingga mengurangi resiko terkena tipu daya dan orang yang hanya iseng dalam bertransaksi.
2.     Khusus yang COD ada baiknya pembeli adalah orang yang kita kenal, namun jika pemesan orag yang tidak dikenal sebelumnya ada baiknya pastikan transaksi dilakukan ditempat keramaian, misal di mall dan dekat dengan aparat petugas keamanan, ataupun di kantor polisi sekalian...hehehe...kidding, tapi boleh dicoba agar aman.....





Setiap Bisnis Pasti Memiliki Permasalahan dan 
Setiap Masalah Pasti Ada Solusinya.





Narasumber : Mas Fahmi (jualio) dan Mas Erik (Internet sehat) #kelasbogor